Skip to content

Pomade dan Kesalahan Perawatan Rambut Pria

Rasanya ada yang kurang apabila keluar rumah dengan rambut yang sekadar disisir. Penggunaan pomade membuat penataan rambut menjadi lebih mudah. Rambut pun terlihat lembut dan klimis.

Akhirnya produk pomade berbagai merk mulai banyak beredar dan sangat mudah ditemukan.

Ternyata pomade tak hanya ada satu jenis, bro. Penggunaannya pun tak bisa sembarangan karena membawa efek samping yang mungkin saja terjadi pada Anda.

Selain karena penggunaan pomade, kebiasaan-kebiasaan dalam merawat rambut juga dapat menyebabkan kesehatan rambut terganggu.  Penasaran apa sajakah itu? Berikut ulasannya.

Jenis-jenis Pomade

Jenis pomade yang ada di pasaran dibedakan berdasarkan bahan utama pembentuknya, yaitu minyak dan air. Dari situ kemudian dikenal tiga jenis pomade; oil-based pomade, water-based pomade, dan mix-based pomade.

Jenis-jenis Pomade
Jenis-jenis Pomade | Source: https://www.pomadeclub.com
  • Oil-based Pomade

Adalah pomade dengan bahan dasar minyak. Oleh karena itu, apabila Anda menggunakan pomade jenis ini rambut akan mengkilap lebih lama meskipun terkena keringat dan bahkan hujan.

Untuk kegiatan di luar ruangan yang membutuhkan penampilan oke seharian, Anda bisa memilih jenis pomade berbasis minyak ini.

Namun yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan pomade ini adalah kesulitan membersihkannya. Umumnya tidak bisa bersih hanya dengan sekali keramas.

Anda harus melakukannya berulang-ulang hingga rambut tak lagi terasa lengket dan berminyak.

  • Water-based Pomade

Adalah pomade dengan bahan dasar air. Jenis ini memiliki tekstur yang hampir sama dengan oil-based pomade namun tidak pada tingkat ketahanannya yang lebih rendah.

Karena berbahan dasar air, pomade ini akan membuat rambut lebih terlihat jatuh natural dan terasa lebih lembut.

Jika Anda memiliki rambut bergelombang dan atau cukup panjang maka pomade ini cocok untuk Anda. Selain itu, membersihkannya pun tidak sulit. Cukup dengan sekali keramas, rambut Anda akan kembali seperti aslinya.

  • Mix-based Pomade

Adalah pomade dengan bahan dasar campuran minyak dan air. Oleh karena itu, pomade ini membawa sebagian sifat dari masing-masing campurannya.

Tingkat ketahanan jenis ini lebih tinggi dibandingkan water-based pomade dengan efek mengkilap perpaduan dari kedua bahan.

Meski memiliki ketahanan yang hampir mirip dengan oil-based pomade, jenis ini cenderung lebih mudah dibersihkan. Apabila Anda mencari pomade yang tahan lama dan tidak sulit dibersihkan, mix-based pomade adalah jawabannya.

Efek Samping Penggunaan Pomade

Saat ini pomade memang tengah naik daun. Banyak sekali yang menggunakan produk ini karena hasil akhir yang ditawarkan dirasa sesuai dengan yang diinginkan.

Meski begitu, rambut yang terlihat mengkilap tak selamanya membawa keindahan. Efek samping penggunaan pomade bahkan mungkin sudah dirasakan beberapa penggunanya. Berikut beberapa diantaranya.

Efek Samping Penggunaan Pomade
Efek Samping Penggunaan Pomade | Source: http://www.dietbus.com
  1. Kerusakan kulit kepala dan Ketombe
Baca juga:  Manfaat dan Cara Melakukan Perawatan Wajah Alami

Saat menggunakan pomade, sangat mungkin ada yang menempel pada kulit kepala. Terlebih jika Anda menggunakan pomade dengan bahan dasar minyak.

Secara alami kulit kepala akan menghasilkan minyak untuk melindungi rambut, akan tetapi karena penggunaan pomade yang berlebihan membuat pori-pori kepala tertutup.

Hal ini menyebabkan minyak alami yang harusnya keluar ke permukaan kulit kepala menggumpal dan membuat kulit kepala kering dan pecah-pecah.

Ketombe juga dapat muncul akibat penggunaan pomade yang tidak merata. Bisa juga karena saat penggunaan, kondisi tangan dan rambut terlalu basah.

Untuk menghindari kerusakan ini, sebaiknya kurangi intensitas penggunaan pomade utamanya jenis oil-based pomade.

Jika sudah terjadi, gunakan shampoo anti ketombe agar kerusakannya tidak semakin parah. Langsung bersihkan rambut setelah menggunakan pomade juga membantu kemungkinan terjadinya kerusakan.

  1. Kerontokan rambut

Jangan kaget dulu. Penyebab kerontokan rambut ini karena bahan-bahan kimia yang terkandung dalam pomade yang Anda gunakan.

Bisa jadi salah satu atau beberapa bahan tersebut menimbulkan efek alergi pada Anda, seperti rambut menjadi mudah rontok.

Selain karena bahan kimia di dalamnya, kesalahan penggunaan pomade juga menjadi penyebab kerontokan rambut.

Kebiasaan menyisir rambut secara terus menerus dalam kondisi rambut yang sudah diberi pomade, apalagi pada rambut berwarna.

Untuk itu, segera bersihkan pomade dari rambut Anda setelah beraktivitas agar tak terpapar bahan kimia terlalu lama.

  1. Mudah Muncul Jerawat

Minyak berlebih adalah salah satu penyebab munculnya jerawat. Apalagi daerah dahi yang memang memproduksi minyak paling banyak pada wajah.

Penggunaan pomade berbahan dasar minyak akan menyumbang minyak berlebih pada dahi sehingga jerawat akan mudah muncul.

Bukan berarti Anda yang memiliki rambut panjang saja yang mudah muncul jerawat. Untuk pria berambut pendek, jerawat dapat muncul pada kulit kepala dan kulit lain yang terpapar pomade.

Hal ini bisa terjadi karena kandungan bahan yang ada di dalamnya tidak cocok dengan kulit Anda.

Jika Anda memiliki tipe wajah berminyak dengan model rambut berponi, sebaiknya gunakan water-based pomade yang tidak mengandung minyak.

Pastikan juga rambut selalu dalam kondisi bersih baik sebelum dan sesudah menggunakan pomade.

  1. Dapat Menyebabkan Mual

Hal ini terbilang jarang dialami pengguna pomade, namun tetap bisa terjadi pada Anda yang sensitif terhadap bau.

Beberapa produk memiliki bau yang cukup menyengat sehingga menyebabkan sakit kepala hingga mual. Biasanya pomade dengan pewangi sintetis memiliki efek ini.

Jika Anda termasuk sensitif terhadap bau, sebaiknya gunakan pomade yang memiliki wangi alami.

Meskipun terkadang baunya kurang mengenakkan untuk sebagian orang, namun dapat menjadi alternatif bagi Anda yang tetap ingin menggunakan pomade.

Kesalahan dalam Perawatan Rambut

Rambut yang sehat dan indah tidak hanya diinginkan oleh wanita, tetapi juga pria. Penampilan pun semakin sempurna dengan gaya rambut yang bagus, didukung kondisi rambut yang sehat.

Baca juga:  Penyebab Kulit Kering dan Cara Merawatnya

Akan tetapi, masih banyak pria yang tidak memperhatikan kesehatan rambutnya dan hanya fokus pada penataannya.

Kesalahan dalam Perawatan Rambut
Kesalahan dalam Perawatan Rambut | Source: https://theidleman.com

Padahal dengan memiliki rambut yang pendek, pria hanya membutuhkan waktu yang singkat untuk melakukan perawatan. Produk yang digunakan pun tidak banyak untuk mendapatkan rambut sehat.

Sebaliknya, kesalahan merawat rambut justru sering dilakukan dengan kebiasaan-kebiasaan yang tidak disadari telah merusak rambut. Apa sajakah kebiasaan itu?

  1. Membilas Rambut dengan Buru-buru

Umumnya pria memang tidak memerlukan banyak waktu saat keramas. Rambut yang pendek membuat proses tersebut dapat dilakukan dengan lebih cepat. Namun bukan berarti saat membilas rambut menjadi buru-buru pula.

Kebiasaan ini akan meninggalkan sisa-sisa sampo dan kondisioner menempel pada kulit kepala dan batang rambut Anda. Akibatnya, rambut akan mengalami kerusakan, terlihat lepek, dan berminyak.

Hal ini juga membuat debu dan kotoran akan mudah menempel pada rambut.

  1. Mengaplikasikan sampo dan kondisioner secara bersamaan

Beberapa pria tidak menyadari perbedaan penggunaan sampo dengan kondisioner. Dengan alasan menghemat waktu, sampo dan kondisioner diaplikasikan pada rambut secara bersamaan.

Kebiasaan ini tentu berakibat rambut mengalami kerusakan.

Sebaiknya segera perbaiki kebiasaan mencampur sampo dengan kondisioner dan mengaplikasikannya sesuai aturan.

Kedua produk tersebut memiliki fungsi yang berbeda, dan akan benar-benar berfungsi jika digunakan secara terpisah. Bersihkan rambut dengan sampo, bilas hingga bersih, baru aplikasikan kondisioner pada batang rambut.

  1. Menggosok rambut dengan handuk terlalu kencang

sepertinya kebiasaan ini yang paling sering dilakukan pria setiap kali selesai keramas. Menggosok rambut menggunakan handuk bermaksud untuk menyerap sisa air yang masih ada pada rambut.

Namun apabila dilakukan terlalu kencang justru berakibat kerusakan.

Gesekan yang cepat membuat rambut rontok sehingga akan menipis bahkan botak. Seperti yang sudah diketahui, rambut dalam kondisi paling rapuh saat sedang basah.

Menyisir rambut pun sebaiknya dilakukan saat rambut sudah setengah kering agar kerontokan dapat dikurangi.

  1. Menutupi kebotakan

Kebotakan dapat dialami siapa saja, apalagi pria. Banyak sekali penyebab seseorang mengalami kebotakan, termasuk kebiasaan yang sudah disebutkan sebelumnya.

Keadaan ini dapat membuat tingkat percaya diri menurun sehingga pria akan berusaha menutupi daerah kepala yang mengalami kebotakan. Salah satu cara yang biasa dilakukan adalah dengan menambah garis rambut di kepala bagian depan.

Ternyata cara ini justru membuat daerah yang mengalami kebotakan semakin jelas terlihat. Oleh karena itu, sebaiknya mencari cara untuk mengatasi dan mengobati kebotakan tersebut bukan dengan terus-menerus menutupinya.

  1. Menutup rambut yang masih setengah basah

Kebiasaan ini banyak dilakukan tak hanya wanita, tetapi juga pria. Padahal dengan rambut pria yang lebih pendek, waktu yang dibutuhkan untuk menunggu rambut kering secara alami akan lebih cepat.

Baca juga:  Masalah pada Bibir dan Cara Mengatasinya

Dengan alasan terburu-buru, rambut yang belum benar-benar kering tersebut langsung ditutupi dengan topi atau helm.

Rambut yang lembab tentu menjadi sasaran empuk untuk bakteri tumbuh dengan baik. debu dan kotoran yang mungkin ada pada topi dan helm memperburuk kondisi rambut. Akibatnya, rambut menjadi bau, lepek, dan berketombe.

Selain menutup rambut dengan topi atau helm, menutup rambut dengan menggunakan produk hair styling seperti pomade dan wax akan mengakibatkan hal yang sama.

Untuk itu sebaiknya sediakan waktu lebih untuk mengeringkan rambut sebelum beraktivitas dan menggunakan produk apapun, selain rambut tetap sehat, produk yang digunakan akan bertahan lebih lama.

  1. Menggaruk kulit kepala

Kondisi rambut yang kotor dapat menyebabkan kulit kepala terasa gatal. Cara paling mudah untuk meredakan rasa gatal tersebut adalah dengan menggaruknya.

Kebiasaan ini pun dilakukan saat sedang keramas karena dianggap akan membersihkan kotoran dengan lebih baik.

Ternyata hal ini berakibat iritasi pada kulit kepala serta melemahkan folikel-folikel rambut dan memicu kerontokan yang lebih banyak. Alih-alih menggaruknya, berikan pijatan lembut pada kepala saat keramas.

Selain membersihkan kotoran, gerakan ini juga akan melancarkan aliran darah pada bagian kepala dan rambut.

  1. Intensitas keramas yang tak tentu

Untuk sebagian orang, keramas setiap hari membuat rambut bebas dari ketombe dan minyak berlebih, namun untuk sebagian lainnya justru membuat rambut kering dan rusak.

Hal ini karena pada dasarnya intesitas keramas seseorang ditentukan berdasarkan jenis rambutnya.

Untuk itu penting untuk mengetahui jenis rambut yang dimiliki agar tidak salah menentukan frekuensi keramas. Namun yang pasti, kegiatan tersebut harus dilakukan dengan rutin untuk mendapatkan rambut yang sehat.

  1. Mengaplikasikan banyak produk pada rambut

Agar penampilan semakin keren, banyak pria yang kemudian menggunakan produk hair styling yang sedang tren di pasaran.

Terlebih setelah membaca review di internet, mendengar dari teman, atau sekadar latah mengikuti tren pasar membuat tanpa sadar telah menggunakan banyak produk.

Perlu diingat bahwa kesemua produk yang digunakan mengandung bahan-bahan kimia yang dapat mengakibatkan iritasi pada kulit kepala dan kerusakan pada rambut.

Dapat dibayangkan apabila bahan-bahan kimia tersebut terakumulasi pada rambut Anda.

Tidak ada salahnya Anda mencoba melakukan perawatan rambut menggunakan bahan-bahan alami yang tidak menimbulkan efek samping membahayakan kesehatan baik rambut maupun tubuh.

Misalnya saja dengan rutin mengaplikasikan lidah buaya agar rambut tetap sehat, kuat, dan tidak mudah rontok sehingga terhindar dari kebotakan. Semoga bermanfaat.

Pomade dan Kesalahan Perawatan Rambut Pria
5 (100%) 2 votes
Published inKecantikan

Be First to Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.